software

13 Cara Mengatasi Laptop Lemot, Ini Penyebab dan Solusinya

0 0
Read Time:13 Minute, 41 Second

Oleh Restu Aji Siswanto

13 Cara Mengatasi Laptop Lemot, Ini Penyebab dan Solusinya

Oleh Restu Aji Siswanto

Foto: Life Hacker

Mungkin kamu salah satu orang yang merasakan jika performa laptop tidak seperti biasanya setelah beberapa lama digunakan. Proses loading jadi melambat, atau membuka aplikasi tidak secepat dulu. Itu tandanya laptop kamu sudah mulai lemot atau melambat.

Jika hal ini terjadi, jangan buru-buru mengganti dengan laptop baru. Karena, layaknya produk elektronik lain, laptop juga bisa mengalami penurunan performa walaupun spesifikasi yang dibawanya sudah sangat bagus.

Sebaiknya kamu ketahui dulu apa penyebab yang membuat laptop menjadi lambat. Dari beberapa sumber yang Pricebook kumpulkan, berikut ini penyebab laptop lemot yang paling umum.

  1. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di background dan otomatis aktif saat diaktifkan, hal ini akan membuat kinerja perangkat jadi berat dan membutuhkan proses booting yang lebih lama
  2. Umur harddisk sudah terlalu lama, dimana proses read and write berjalan lebih lama dari biasanya. efeknya akan berpengaruh pada performa laptop secara keseluruhan
  3. Kapasitas harddisk yang sudah penuh, menyebabkan kinerja semakin berat dan membuat laptop menjadi lemot

Nah, dengan mengetahui penyebabnya, tentu kamu bisa mengambil langkah pertama perbaikan. Siapa kamu bisa mengatasi laptop yang lemot secara mandiri tanpa harus dibawa ke servis center.

Berikut Pricebook berikan cara mengatasi laptop yang lemot, yang akan membuatnya jadi cepat kembali.

Cara Mengatasi Laptop Lemot

Dengan berbagai penyebab yang telah kami jabarkan sebelumnya, laptop yang sudah lemot bisa dikembalikan lagi performanya. Memang tidak selalu 100 persen, namun cara-cara ini terbukti berhasil.

1. Uninstall Aplikasi Penyebab Laptop Lemot

Jika sudah memiliki laptop, terkadang kita ingin mencoba berbagai aplikasi. Namun, jika kita terlalu terlalu banyak menginstal aplikasi, kapasitas penyimpanan pada Drive C akan menjadi penuh dan membuat sistem terlalu lama membaca hard disk.

Efek jangka panjangnya, tentu saja akan menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Cara mengatasi laptop lemot karena terlalu banyak aplikasi bisa dilakukan dengan uninstal beberapa aplikasi yang tidak pernah atau jarang digunakan.

Coba seleksi mana saja aplikasi yang jarang terpakai. Kamu bisa cek juga aplikasi yang tidak sengaja terinstall ketika sedang melakukan browsing, lalu ketika melakukan download konten dari website tertentu, atau pada saat melakukan install.

Pakai aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan saja, karena sangat sayang jika sampai memori penuh karena aplikasi yang sering menganggur. Dan ini menyebabkan Laptop menurun kinerjanya.

2. Pakai Antivirus

Salah satu alasan klasik kenapa perangkat laptop menjadi lemot adalah karena terkena virus atau malware. Layaknya manusia, laptop juga bisa terkena penyakit yang berakibat pada menurunnya performa laptop.

Nah agar laptop tidak lemot karena virus, kamu bisa pasang antivirus terbaik untuk menghilangkan segala macam virus. Dan pastikan untuk selalu mengeceknya secara rutin.

Selain itu, selalu update antivirus itu agar berbagai macam virus dapat terbaca dengan antivirus yang sudah diinstal.

3. Pakai Aplikasi Untuk Mengatasi Laptop Lemot

Sebelum membeli, pemilik laptop sudah harus tahu spesifikasi dari laptop yang dimilikinya. Hal ini untuk membantu pemilik untuk menilai apakah aplikasi yang ingin dimasukkan ke dalam laptop sudah sesuai dengan spesifikasinya atau tidak.

Contohnya, kita menginstall game berat favorit padahal spesifikasi prosesor dan RAM tidak memadai. Apabila tetap memaksa memasang aplikasi itu di laptop, maka jangan heran suatu saat laptop akan menjadi lemot.

Solusinya, jangan memaksakan kemampuan si laptop. Pilihlah aplikasi alternatif yang bisa mengatasi laptop lemot biar bikin ngebut sesuai dengan kondisi spesifikasinya.

4. Sesuaikan Penggunaan Aplikasi

Memaksakan kinerja RAM dengan menyalakan aplikasi secara berlebihan juga menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Sebagai contoh, ketika kita sedang bermain game, kita sering ikut membuka aplikasi pemutar musik secara bersamaan.

Padahal, pemrosesan game saja sudah berat, tapi masih ditambah dengan pemutar musik. Sesuaikan penggunaan aplikasi dengan spesifikasi laptop kamu.

Atau, kamu bisa mengaktifkan task manager untuk mengontrol penggunaan RAM pada saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

5. Bersihkan Desktop dan Aplikasi Saat Startup Laptop

Menaruh banyak aplikasi di desktop juga bisa menjadi penyebab lain kenapa laptop kamu menjadi pelan. Bila kamu menggunakan laptop dengan spesifikasi besar, maka hal ini tidak akan menjadi masalah.

Tetapi terkadang kita menaruh terlalu banyak aplikasi pada desktop menyebabkan laptop lemot dalam merespon perintah dari user.

Selain itu awasi juga aplikasi yang berjalan ketika laptop sedang dalam aktivitas startup. Walau aplikasi yang berjalan saat laptop startup adalah aplikasi penting, seperti antivirus.

Usahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang berjalan ketika laptop startup, karena ini akan menjadi penyebab laptop lemot. Sebab aplikasi tersebut menjadi working in background, yang diam-diam memakan kapasitas RAM.

6. Tambah Kapasitas RAM

Cara mengatasi laptop lemot lainnya ada pada penambahan RAM. Awal, pada saat membeli laptop terkadang Kita membeli laptop yang lebih murah dengan RAM lebih rendah, misal 4 GB.

Padahal kamu ingin memiliki laptop yang lebih gegas.  Penambahan kapasitas RAM 8 GB atau RAM 16 GB bisa disiasati setelah kamu memiliki kocek lebih.

Tapi jangan asal menambah kapasitas RAM, perhatikan spesifikasi RAM (RAM DDR3, atau RAM DDR3L, serta RAM DDR4) dan juga kapasitas maksimal RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop kita.

7. Lakukan Pembersihan Drive C

Layaknya manusia, jika laptop sudah berusia tua, biasanya di atas 3 tahun, kinerjanya pasti akan menurun. Untuk itu, salah satu solusinya adalah melakukan pembersihan drive C.

Lakukan juga uninstall dari program dan juga aplikasi yang dianggap memberatkan kinerja laptop untuk memperbaiki kinerjanya.

8. Reset Ulang Windows

Usia laptop yang sudah tua tidak hanya mempengaruhi kinerja hardware saja, tapi juga software. Salah satu yang paling sering terpengaruh adalah sistem operasi (OS), terutama Windows.

Jika Windows sudah error, maka kinerjanya menjadi tidak optimal atau sering crash. Bila sudah terlalu parah, kami sarankan untuk mereset atau menginstall ulang Windows kamu.

Tapi, kalau kamu tertarik, kamu juga bisa mengganti Windows ke OS lain yang lebih enteng, seperti Linux, ada banyak OS berbasis Linux yang beredar saat ini, tinggal kamu pilih yang menurutmu sesuai.

Memang, harus diakui kalau Windows jauh lebih mendukung produktifitas dengan banyaknya fitur yang dibawa. Tapi setidaknya peralihan OS ini akan membuat kinerja laptop menjadi lebih baik.

9. Pakaikan Thermal Paste pada Prosesor

Thermal Paste adalah pasta yang berguna untuk mendinginkan dan menjaga suhu prosesor agar tidak cepat panas. Dengan suhu prosesor yang stabil, tentunya akan membantu kinerja laptop menjadi lebih stabil juga dan tidak cepat lemot.

10. Pakai Cooling Pad atau Cooling

Kalau perlu, gunakan perangkat cooling pad sebagai kipas tambahan yang bermanfaat untuk menjaga suhu laptop agar tidak terlalu panas. 

Dengan suhu laptop yang telalu panas, tentu membuat kemungkinan laptop menjadi lemot menjadi makin besar.

Selain itu, kamu juga bisa memakai vacuum cooler untuk menyedot keluar udara panas di dalam laptop. Alat ini juga sangat membantu menjaga suhu laptop pada saat bekerja.

11. Ganti Memori HDD Menjadi SSD

Salah satu penyebab laptop lemot adalah karena laptop masih menggunakan hardisk HDD yang memiliki kecepatan data relatif lambat. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya kamu mengganti penyimpanan HDD di laptop ke penyimpanan SSD.

Cara ini dijamin ampuh, karena akan membantu proses booting jauh lebih cepat dan membuat laptop menjadi lebih rensponsif. Memang, harus diakui kalau harga SSD cukup mahal, tapi jika kamu ingin laptop menjadi tidak lemot, cara ini sangat bisa dipertimbangkan. 

12. Pakai Aplikasi Pemacu Kinerja Laptop

Ada banyak cara mengatasi laptop lemot. Salah satunya, si pemakai tidak optimal dalam menggunakan laptopnya. Salah satu solusinya adalah kamu bisa menginstall software khusus yang berfungsi mendukung kinerja laptop agar menjadi lebih cepat.

Ada banyak aplikasi dengan fungsi ini, sebut saja CCleaner, Razer Game Booster, IObit Advanced SystemCare, Advenced System Optimizer, dan lainnya. Tinggal pilih mana yang menurut kamu sesuai.

13. Atasi Laptop Lemot dengan Disk Deframent Tools

Cara yang satu ini mungkin jarang diketahui oleh beberapa pengguna laptop dan PC. Apalagi ketika mengalami masalah laptop lemot dan lelet. Semakin banyak aplikasi yang kamu miliki dalam pc dan laptop kamu, semakin lemot pc dan laptop kamu dalam bekerja.

kamu bisa memanfaatkan tool Disk Defragment yang terdapat pada control panel. Melalui tahapan analyze dan juga optimize file kamu akan tertata sedemikian rupa, dan kamu bisa mengetahui berapa banyak file junk atau file sampah yang membuat lemot laptop dan PC kesayangan kamu.

Laptop Ngebut Lagi!

Itulah 13 cara mengatasi laptop lemot yang bisa dilakukan. Semua cara tersebut sangat ampuh dilakukan untuk memperbaiki kinerja laptop yang lambat. Jika kamu memiliki cara lain untuk membuat laptop menjadi lebih cepat, boleh dong berbagi juga.

Nah, selamat mencoba ya!

Foto: Life Hacker

Mungkin kamu salah satu orang yang merasakan jika performa laptop tidak seperti biasanya setelah beberapa lama digunakan. Proses loading jadi melambat, atau membuka aplikasi tidak secepat dulu. Itu tandanya laptop kamu sudah mulai lemot atau melambat.

Jika hal ini terjadi, jangan buru-buru mengganti dengan laptop baru. Karena, layaknya produk elektronik lain, laptop juga bisa mengalami penurunan performa walaupun spesifikasi yang dibawanya sudah sangat bagus.

Sebaiknya kamu ketahui dulu apa penyebab yang membuat laptop menjadi lambat. Dari beberapa sumber yang Pricebook kumpulkan, berikut ini penyebab laptop lemot yang paling umum.

  1. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di background dan otomatis aktif saat diaktifkan, hal ini akan membuat kinerja perangkat jadi berat dan membutuhkan proses booting yang lebih lama
  2. Umur harddisk sudah terlalu lama, dimana proses read and write berjalan lebih lama dari biasanya. efeknya akan berpengaruh pada performa laptop secara keseluruhan
  3. Kapasitas harddisk yang sudah penuh, menyebabkan kinerja semakin berat dan membuat laptop menjadi lemot

Nah, dengan mengetahui penyebabnya, tentu kamu bisa mengambil langkah pertama perbaikan. Siapa kamu bisa mengatasi laptop yang lemot secara mandiri tanpa harus dibawa ke servis center.

Berikut Pricebook berikan cara mengatasi laptop yang lemot, yang akan membuatnya jadi cepat kembali.

Cara Mengatasi Laptop Lemot

Dengan berbagai penyebab yang telah kami jabarkan sebelumnya, laptop yang sudah lemot bisa dikembalikan lagi performanya. Memang tidak selalu 100 persen, namun cara-cara ini terbukti berhasil.

1. Uninstall Aplikasi Penyebab Laptop Lemot

Jika sudah memiliki laptop, terkadang kita ingin mencoba berbagai aplikasi. Namun, jika kita terlalu terlalu banyak menginstal aplikasi, kapasitas penyimpanan pada Drive C akan menjadi penuh dan membuat sistem terlalu lama membaca hard disk.

Efek jangka panjangnya, tentu saja akan menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Cara mengatasi laptop lemot karena terlalu banyak aplikasi bisa dilakukan dengan uninstal beberapa aplikasi yang tidak pernah atau jarang digunakan.

Coba seleksi mana saja aplikasi yang jarang terpakai. Kamu bisa cek juga aplikasi yang tidak sengaja terinstall ketika sedang melakukan browsing, lalu ketika melakukan download konten dari website tertentu, atau pada saat melakukan install.

Pakai aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan saja, karena sangat sayang jika sampai memori penuh karena aplikasi yang sering menganggur. Dan ini menyebabkan Laptop menurun kinerjanya.

2. Pakai Antivirus

Salah satu alasan klasik kenapa perangkat laptop menjadi lemot adalah karena terkena virus atau malware. Layaknya manusia, laptop juga bisa terkena penyakit yang berakibat pada menurunnya performa laptop.

Nah agar laptop tidak lemot karena virus, kamu bisa pasang antivirus terbaik untuk menghilangkan segala macam virus. Dan pastikan untuk selalu mengeceknya secara rutin.

Selain itu, selalu update antivirus itu agar berbagai macam virus dapat terbaca dengan antivirus yang sudah diinstal.

3. Pakai Aplikasi Untuk Mengatasi Laptop Lemot

Sebelum membeli, pemilik laptop sudah harus tahu spesifikasi dari laptop yang dimilikinya. Hal ini untuk membantu pemilik untuk menilai apakah aplikasi yang ingin dimasukkan ke dalam laptop sudah sesuai dengan spesifikasinya atau tidak.

Contohnya, kita menginstall game berat favorit padahal spesifikasi prosesor dan RAM tidak memadai. Apabila tetap memaksa memasang aplikasi itu di laptop, maka jangan heran suatu saat laptop akan menjadi lemot.

Solusinya, jangan memaksakan kemampuan si laptop. Pilihlah aplikasi alternatif yang bisa mengatasi laptop lemot biar bikin ngebut sesuai dengan kondisi spesifikasinya.

4. Sesuaikan Penggunaan Aplikasi

Memaksakan kinerja RAM dengan menyalakan aplikasi secara berlebihan juga menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Sebagai contoh, ketika kita sedang bermain game, kita sering ikut membuka aplikasi pemutar musik secara bersamaan.

Padahal, pemrosesan game saja sudah berat, tapi masih ditambah dengan pemutar musik. Sesuaikan penggunaan aplikasi dengan spesifikasi laptop kamu.

Atau, kamu bisa mengaktifkan task manager untuk mengontrol penggunaan RAM pada saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

5. Bersihkan Desktop dan Aplikasi Saat Startup Laptop

Menaruh banyak aplikasi di desktop juga bisa menjadi penyebab lain kenapa laptop kamu menjadi pelan. Bila kamu menggunakan laptop dengan spesifikasi besar, maka hal ini tidak akan menjadi masalah.

Tetapi terkadang kita menaruh terlalu banyak aplikasi pada desktop menyebabkan laptop lemot dalam merespon perintah dari user.

Selain itu awasi juga aplikasi yang berjalan ketika laptop sedang dalam aktivitas startup. Walau aplikasi yang berjalan saat laptop startup adalah aplikasi penting, seperti antivirus.

Usahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang berjalan ketika laptop startup, karena ini akan menjadi penyebab laptop lemot. Sebab aplikasi tersebut menjadi working in background, yang diam-diam memakan kapasitas RAM.

6. Tambah Kapasitas RAM

Cara mengatasi laptop lemot lainnya ada pada penambahan RAM. Awal, pada saat membeli laptop terkadang Kita membeli laptop yang lebih murah dengan RAM lebih rendah, misal 4 GB.

Padahal kamu ingin memiliki laptop yang lebih gegas.  Penambahan kapasitas RAM 8 GB atau RAM 16 GB bisa disiasati setelah kamu memiliki kocek lebih.

Tapi jangan asal menambah kapasitas RAM, perhatikan spesifikasi RAM (RAM DDR3, atau RAM DDR3L, serta RAM DDR4) dan juga kapasitas maksimal RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop kita.

7. Lakukan Pembersihan Drive C

Layaknya manusia, jika laptop sudah berusia tua, biasanya di atas 3 tahun, kinerjanya pasti akan menurun. Untuk itu, salah satu solusinya adalah melakukan pembersihan drive C.

Lakukan juga uninstall dari program dan juga aplikasi yang dianggap memberatkan kinerja laptop untuk memperbaiki kinerjanya.

8. Reset Ulang Windows

Usia laptop yang sudah tua tidak hanya mempengaruhi kinerja hardware saja, tapi juga software. Salah satu yang paling sering terpengaruh adalah sistem operasi (OS), terutama Windows.

Jika Windows sudah error, maka kinerjanya menjadi tidak optimal atau sering crash. Bila sudah terlalu parah, kami sarankan untuk mereset atau menginstall ulang Windows kamu.

Tapi, kalau kamu tertarik, kamu juga bisa mengganti Windows ke OS lain yang lebih enteng, seperti Linux, ada banyak OS berbasis Linux yang beredar saat ini, tinggal kamu pilih yang menurutmu sesuai.

Memang, harus diakui kalau Windows jauh lebih mendukung produktifitas dengan banyaknya fitur yang dibawa. Tapi setidaknya peralihan OS ini akan membuat kinerja laptop menjadi lebih baik.

9. Pakaikan Thermal Paste pada Prosesor

Thermal Paste adalah pasta yang berguna untuk mendinginkan dan menjaga suhu prosesor agar tidak cepat panas. Dengan suhu prosesor yang stabil, tentunya akan membantu kinerja laptop menjadi lebih stabil juga dan tidak cepat lemot.

10. Pakai Cooling Pad atau Cooling

Kalau perlu, gunakan perangkat cooling pad sebagai kipas tambahan yang bermanfaat untuk menjaga suhu laptop agar tidak terlalu panas. 

Dengan suhu laptop yang telalu panas, tentu membuat kemungkinan laptop menjadi lemot menjadi makin besar.

Selain itu, kamu juga bisa memakai vacuum cooler untuk menyedot keluar udara panas di dalam laptop. Alat ini juga sangat membantu menjaga suhu laptop pada saat bekerja.

11. Ganti Memori HDD Menjadi SSD

Salah satu penyebab laptop lemot adalah karena laptop masih menggunakan hardisk HDD yang memiliki kecepatan data relatif lambat. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya kamu mengganti penyimpanan HDD di laptop ke penyimpanan SSD.

Cara ini dijamin ampuh, karena akan membantu proses booting jauh lebih cepat dan membuat laptop menjadi lebih rensponsif. Memang, harus diakui kalau harga SSD cukup mahal, tapi jika kamu ingin laptop menjadi tidak lemot, cara ini sangat bisa dipertimbangkan. 

12. Pakai Aplikasi Pemacu Kinerja Laptop

Ada banyak cara mengatasi laptop lemot. Salah satunya, si pemakai tidak optimal dalam menggunakan laptopnya. Salah satu solusinya adalah kamu bisa menginstall software khusus yang berfungsi mendukung kinerja laptop agar menjadi lebih cepat.

Ada banyak aplikasi dengan fungsi ini, sebut saja CCleaner, Razer Game Booster, IObit Advanced SystemCare, Advenced System Optimizer, dan lainnya. Tinggal pilih mana yang menurut kamu sesuai.

13. Atasi Laptop Lemot dengan Disk Deframent Tools

Cara yang satu ini mungkin jarang diketahui oleh beberapa pengguna laptop dan PC. Apalagi ketika mengalami masalah laptop lemot dan lelet. Semakin banyak aplikasi yang kamu miliki dalam pc dan laptop kamu, semakin lemot pc dan laptop kamu dalam bekerja.

kamu bisa memanfaatkan tool Disk Defragment yang terdapat pada control panel. Melalui tahapan analyze dan juga optimize file kamu akan tertata sedemikian rupa, dan kamu bisa mengetahui berapa banyak file junk atau file sampah yang membuat lemot laptop dan PC kesayangan kamu.

Laptop Ngebut Lagi!

Itulah 13 cara mengatasi laptop lemot yang bisa dilakukan. Semua cara tersebut sangat ampuh dilakukan untuk memperbaiki kinerja laptop yang lambat. Jika kamu memiliki cara lain untuk membuat laptop menjadi lebih cepat, boleh dong berbagi juga.

Nah, selamat mencoba ya!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *